Berita Desa
ditulis pada 22 November 2020
Metrasat Dorong Digitalisasi Destinasi Wisata di Sumatera Utara
Humbang Hasundutan, Sumatera Utara - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) bersama dengan Metrasat memasang sejumlah fasilitas baru berupa akses wifi gratis pada daerah wisata dan homestay di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Sebanyak 10 lokasi, khususnya yang selama ini berada di area blank spot atau tidak terjangkau sinyal telekomunikasi, akan mendapatkan akses layanan internet gratis.Menurut pihak penyelenggara program Desa Wisata, Harmawan Saputro, mendukung program tersebut. Menurutnya dengan adanya akses internet gratis bisa menunjang promosi wisata. "Program Desa Wisata ini bertujuan untuk memperkenalkan, mempromosikan destinasi wisata dan sumber daya alam yang bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat," ucapnya.Sumber: KompasianaUntuk mendapatkan akses internet gratis ini, pengunjung bisa langsung terhubung dengan akses point di area wisata tersebut dan langsung diarahkan dengan portal Desa Wisata. Dalam portal Desa Wisata itu pengunjung dapat melihat-lihat seputar destinasi wisata favorit yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan.Saat ini Metrasat sudah merealisasikan program Desa Wisata di sejumlah titik di Kabupaten Humbang Hasundutan, seperti :Tempat Wisata Air Terjun JanjiHomestay TipangGazebo Desa TipangTempat Wisata SipinsurTempat Wisata Kuliner Restoran Apung Tipang MasHomestay Desa SimamoraHomestay Desa Marbun Tonga DolokHomestay Desa Marbun ToruanTempat Wisata Raja SisingamangarajaTempat Wisata Tombak Sulu-sulu"Sepuluh titik Desa Wisata masing-masing dilengkapi dengan antena VSAT dan tiga akses point yang akan mengcover layanan internet hingga radius 200 meter" Ungkap Wawan  yang ditemui Selasa pekan lalu (16/9/2018).Diakhir perbincangan, Wawan berharap program ini di dukung oleh seluruh komponen. Sehingga dapat menghadirkan wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Kabupaten Humbang Hasundutan, tanpa khawatir mengalami masalah dengan internet.  Sumber: Metrasat
ditulis pada 22 November 2020
Suasana Alam Air Terjun 'Tanah Perjanjian' Bakti Raja.
Medanbisnisdaily.com - Humbanghasundutan. Bagi Anda kelompok back to nature, menikmati suasana alam perdesaan dan panoramic pengunungan berbatu menjulang tinggi di sepanjang jalan pinggir pantai Danau Toba, Air Terjun Sampuran Janji adalah tempatnya. Terletak di Desa Marbun Toruan, Kecamatan, Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut.Jalur berliku, diapit pegunungan/tebing-tebing tinggi berbatu dan bibir pantai Danau Toba, serta melewati permukiman perdesaan, akan menambah suasana hangat dalam perjalanan Anda. Belum lagi pesona pulau mungil tak berpenghuni, yakni Pulau Simamora yang berada di tengah danau, bisa dipandang sebelum tiba di lokasi air terjun.Air Terjun Sampuran Janji, itulah nama lengkapnya. Tingginya lebih 50 meter. Diikat sejarah masa lampau. Sampuran dalam bahasa Batak berarti air. Sampuran ini langsung mengalir ke Danau Toba.Pulau Simamora yang berada di tengah danau, bisa dipandang sebelum tiba di lokasi air terjun. (foto/jan piter simorangkir)Menurut penuturan sejumlah tetua marga di Marbun Toruan, konon, lokasi air terjun ini merupakan tanah perjanjian bagi raja-raja sebelum terjun ke medan perang. Sebut saja dalam cerita itu; Raja Marbun, Raja Manullang Raja Sinambela dan Raja Sisingamangaraja, sering bertemu di tanah (lokasi) ini untuk mengikat janji yang tidak boleh dilanggar.Muncrat dari pegunungan berbatu, Air Terjun Janji memiliki debit air yang cukup besar. Boleh dikatakan, air terjun ini salah satu air terjun paling dasyat di wilayah Sumut, selain Sipiso-piso. Sebab, sangat jarang manusia dapat mandi persis di titik jatuhnya air.Hawa dingin semburan butiran air mampu menyihir pengunjung untuk berlama-lama menikmati dan mendekati titik tumpahan air sambil berswafoto. Pengelola wisata menyediakan 3 shower (pancuran) alami dilengkapi dengan kolam, di bangun dua tempat, masing masing untuk perempuan dan laki-laki."Tidak boleh sama dalam satu ruangan", sebut Santo Manalu, kepada medanbisnisdaily ,salah seorang warga Tipang, yang ditemui di lokasi, Minggu (24-02-2019).Di sekeliling air terjun juga tersedia tempat jajanan kuliner. Ada dua jalur menuju lokasi ini , yakni dari jalur Muara Taput-Bakara-Tipang dan jalur Dolok Sanggul-Bakara. Dari kota Dolok Sanggul, ibukota Kabupaten Humbang Hasundutan, waktu tempuhnya sekitar 45 menit. Kondisi jalan di kedua jalur itu sudah cukup bagus dibangun. 
ditulis pada 22 November 2020
Fasilitasi Wisatawan, Website Desa Wisata Danau Toba Segera di Launching
Ada dalam daftar 5 Destinasi Super Prioritas di Indonesia, kawasan Danau Toba memang memiliki pesona yang tak bisa ditepis. Karenanya, upaya pemerintah untuk melengkapi fasilitas pariwisata, dirasa perlu sejalan dengan aktivitas promosi yang baik agar kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba juga bisa meningkat.Hal ini dipaparkan oleh Arnaldo Maritua Sinaga, Dosen Institut Teknologi (IT) Del, pada Focus Grup Discussion (FGD) Pengembangan Website Desa Wisata Danau Toba di Gedung Serba Guna (GSG) SMA Unggul Del, kemarin (6/11). Menurut Arnaldo, perubahan trend pariwisata dunia menunjukkan bahwa salah satu strategi promosi yang harus dilakukan adalah memanfaatkan teknologi digital.Menjawab kondisi tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerjasama dengan Institut Teknologi (IT) Del akan segera merilis website yang menunjukan pesona desa wisata di Kawasan Danau Toba. Website ini, lanjut Arnaldo, akan memfasilitasi wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Toba.Saat ini sudah terdaftar 19 desa wisata di kawasan Danau Toba yang akan dibuat websitenya. Adapun pembuatan websitenya akan dilakukan secara bertahap.Tahap pertama akan dilakukan di 6 desa wisata. Diantaranya, Desa Lumban Bulbul, Jangga Dolok, Sigapiton, Marbun Toruan, Tipang, dan Tigarihit. Ini dijadwalkan rilis pada awal bulan Desember 2020 mendatang.Selanjutnya, tahap kedua, dilakukan di 13 desa wisata. Diantaranya, Desa Meat, Tarabunga, Lintong Ni Huta, Pardamean Sibisa, Huta Ginjang, Dolok Martumbur, Sibandang, Huta Na Godang, Nagasaribu I, Pearung, Hariara Pohan, Sosor Dolok, dan Silalahi I. Ini dijadwalkan rilis di kisaran Bulan Januari hingga Juni 2021.Sebagai gambaran, website ini nantinya akan dikelola secara langsung oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau aparat desa di desa wisata yang bersangkutan. Selama satu tahun, masyarakat lokal selaku pengelola akan dilatih untuk memanfaatkan website agar bisa dikembangkan dengan baik.Sebagai informasi, desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Konsep inilah yang sedang digarap di kawasan Danau Toba dan dipromosikan hingga kancah internasional. (RMN)    Sumber: RadioDelFM
ditulis pada 22 November 2020
Kunjungan Tim Pariwisata Institut Teknologi Del ke Desa Marbuntoruan
Dalam rangka pembuatan website desa wisata Marbuntoruan, tim pariwisata dari Institut Teknologi Del berkunjung ke Kantor Kepala Desa Marbuntoruan.  Berdasarkan hasil kunjungan didapatkan beberapa potensi dari Desa Marbuntoruan yang dapat diangkat menjadi daya tarik wisata untuk ditampilkan di website desa.1Air terjun janjiAir Terjun Janji merupakan destinasi wisata air terjun yang berada di Kabupaten Humbang Hasundutan. Curahan air dengan ketinggian sekitar 50 meter ini mengalir langsung ke Danau Toba.Berada sangat dekat, wisatawan sekaligus mendapat panorama berhadapan langsung dengan danau vulkanis terbesar tersebut.2Air mancur dengan patung ikan Mas pada air terjun janjiAir mancur dengan patung ikan Mas ini airnya langsung dari aliran Air Terjun Janji yang di sambung dengan menggunakan pipa,yang kemudian airnya langsung keluar dari pipa tersebut. Air ini juga mempunyai ciri khas yaitu Pada saat mandi airnya sangat dingin tapi setelah siap mandi airnya serasa hangat.3Taman Bunga di objek Air TerjunTaman Bunga ini objek Air Terjun kelihatan sangat indah dan asri. banyak wisatawan yang bersantai sambil melihat pemandangan danau toba